<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: SEO pada Image sebuah Website yang baik</title>
	<atom:link href="http://side22.com/seo-image-website-yang-baik.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://side22.com/seo-image-website-yang-baik.html</link>
	<description>Learning Opinion Web Blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 07:56:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Harry</title>
		<link>http://side22.com/seo-image-website-yang-baik.html#comment-61</link>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 11:34:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://side22.com/?p=228#comment-61</guid>
		<description>&lt;strong&gt;Rayimas Dokter&lt;/strong&gt;
Terima kasih sudah mengingatkan kembali.

Terlupanya menulis materi atribut height dan width pada posting ini, karena tercampurnya materi pembelajaran saya tentang HTML sebagai format antar muka dan CSS sebagai pelengkapnya (tema dhea-beta v.5.3 juga masih kebingungan antara menempatkan image sebagai format background pada CSS ataukah format image pada HTML &lt;code&gt;&lt;img&gt;&lt;/code&gt; tag).
Ditambah lagi WordPress dengan segala kemudahannya, membuat beberapa penggunanya menjadi semakin malas (&quot;mungkin&quot;, tetapi saya sendiri sampai saat ini memang benar) untuk menuliskan secara manual ketika akan meng-embed sebuah image ke dalam sebuah posting.
Tetapi saya yakin, rekan-rekan yang peduli dengan hal ini pasti akan memperhitungkan terlebih dahulu dimensi dan ukuran gambar yang akan di-embed ke dalam sebuah halaman untuk tujuan estetika.

Tentang penambahan kecepatan loading sebuah halaman yang mengikutsertakan atribut &quot;width&quot; dan &quot;height&quot; didalam sebuah atau beberapa image bukan &quot;katanya&quot; lagi, dengan catatan image tersebut tidak diberlakukan dengan script-script tambahan, yang membuat kecepatan tersebut kembali menjadi sangat relatif dan kondisional, karena penanganan scripting yang &quot;client side&quot;.

Belajar tentang duplikasi atribut alt dan title.
Entah sampai kapan orientasi Google SEO dan Google SERPs akan di jadikan sebuah acuan diatas bumi ini. Tetapi jika melihat fakta bahwa sampai saat ini hal tersebut ternyata &quot;masih&quot;, termasuk Google SERPs pada pemodelan gambar. maka menurut saya pemenang-pemenang semua perlombaan ini sepertinya rekan-rekan yang juga bisa memanfaatkan kedua atribut alt dan title tersebut secara bijaksana dan maksimal (mungkin salah-satu triknya adalah menghindari duplikasi tersebut)

Maaf lho ya, tidak bermaksud membantah atau yang lain. Sekali lagi ini juga hanya sebuah opini pribadi.

&lt;strong&gt;Mas Fandy&lt;/strong&gt;
Saya hampir akan menuliskan opini seperti yang mas sampaikan. Tetapi akhirnya saya lebih suka beropini pada sebuah materi dan hasil pembelajaran yang benar dan baku saja dulu. Takut dibilang ngajari yang nggak bener,.. repot. :) :)

&lt;strong&gt;Rayimas Dokter&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;Mas Fandy&lt;/strong&gt;
Mudah-mudahan bisa menjadi seperti kalian berdua.
Thanks for both of you.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rayimas Dokter</strong><br />
Terima kasih sudah mengingatkan kembali.</p>
<p>Terlupanya menulis materi atribut height dan width pada posting ini, karena tercampurnya materi pembelajaran saya tentang HTML sebagai format antar muka dan CSS sebagai pelengkapnya (tema dhea-beta v.5.3 juga masih kebingungan antara menempatkan image sebagai format background pada CSS ataukah format image pada HTML <code>&lt;img&gt;</code> tag).<br />
Ditambah lagi WordPress dengan segala kemudahannya, membuat beberapa penggunanya menjadi semakin malas (&#8220;mungkin&#8221;, tetapi saya sendiri sampai saat ini memang benar) untuk menuliskan secara manual ketika akan meng-embed sebuah image ke dalam sebuah posting.<br />
Tetapi saya yakin, rekan-rekan yang peduli dengan hal ini pasti akan memperhitungkan terlebih dahulu dimensi dan ukuran gambar yang akan di-embed ke dalam sebuah halaman untuk tujuan estetika.</p>
<p>Tentang penambahan kecepatan loading sebuah halaman yang mengikutsertakan atribut &#8220;width&#8221; dan &#8220;height&#8221; didalam sebuah atau beberapa image bukan &#8220;katanya&#8221; lagi, dengan catatan image tersebut tidak diberlakukan dengan script-script tambahan, yang membuat kecepatan tersebut kembali menjadi sangat relatif dan kondisional, karena penanganan scripting yang &#8220;client side&#8221;.</p>
<p>Belajar tentang duplikasi atribut alt dan title.<br />
Entah sampai kapan orientasi Google SEO dan Google SERPs akan di jadikan sebuah acuan diatas bumi ini. Tetapi jika melihat fakta bahwa sampai saat ini hal tersebut ternyata &#8220;masih&#8221;, termasuk Google SERPs pada pemodelan gambar. maka menurut saya pemenang-pemenang semua perlombaan ini sepertinya rekan-rekan yang juga bisa memanfaatkan kedua atribut alt dan title tersebut secara bijaksana dan maksimal (mungkin salah-satu triknya adalah menghindari duplikasi tersebut)</p>
<p>Maaf lho ya, tidak bermaksud membantah atau yang lain. Sekali lagi ini juga hanya sebuah opini pribadi.</p>
<p><strong>Mas Fandy</strong><br />
Saya hampir akan menuliskan opini seperti yang mas sampaikan. Tetapi akhirnya saya lebih suka beropini pada sebuah materi dan hasil pembelajaran yang benar dan baku saja dulu. Takut dibilang ngajari yang nggak bener,.. repot. :) :)</p>
<p><strong>Rayimas Dokter</strong> dan <strong>Mas Fandy</strong><br />
Mudah-mudahan bisa menjadi seperti kalian berdua.<br />
Thanks for both of you.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dani</title>
		<link>http://side22.com/seo-image-website-yang-baik.html#comment-58</link>
		<dc:creator>dani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 08:01:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://side22.com/?p=228#comment-58</guid>
		<description>Saya setuju dengan Mas Fandy (fanari), bahwa nama berkas diperhitungkan oleh mesin telusur Internet. Lebih spesifiknya, dalam bahasa awam saya, jika nama berkas terdiri dari dua kata, maka kata kunci pada kata pertama lebih berbobot dibanding kata kedua. Seperti pada post title. CMIIW

Tambahan lagi, atribut alt untuk gambar dekoratif, dibiarkan kosong (&lt;code&gt;alt=&quot;&quot;&lt;/code&gt;). Jika gambar/tabel/grafik sudah dideskripsikan/dinarasikan di konten, maka alt menjadi sekadar formalitas/boleh tidak terlalu deskriptif. Agar tidak menjadi duplikasi informasi. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju dengan Mas Fandy (fanari), bahwa nama berkas diperhitungkan oleh mesin telusur Internet. Lebih spesifiknya, dalam bahasa awam saya, jika nama berkas terdiri dari dua kata, maka kata kunci pada kata pertama lebih berbobot dibanding kata kedua. Seperti pada post title. CMIIW</p>
<p>Tambahan lagi, atribut alt untuk gambar dekoratif, dibiarkan kosong (<code>alt=""</code>). Jika gambar/tabel/grafik sudah dideskripsikan/dinarasikan di konten, maka alt menjadi sekadar formalitas/boleh tidak terlalu deskriptif. Agar tidak menjadi duplikasi informasi. :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>