<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Side22Press &#187; General</title>
	<atom:link href="http://side22.com/category/general/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://side22.com</link>
	<description>Learning Opinion Web Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Apr 2012 07:52:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Google Caffeine, Finalkah ?</title>
		<link>http://side22.com/2010/google-caffeine</link>
		<comments>http://side22.com/2010/google-caffeine#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 00:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[caffeine]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[index]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://side22.com/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[Selain di blog resmi Google, pemberitahuan tentang mesin index terbaru dari Google, Caffeine telah dipublikasikan pula melalui posting Carrie Grimes &#8211; Software Engineer di Google Webmaster Central Blog pada tanggal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain di blog resmi Google, pemberitahuan tentang mesin index terbaru dari Google, Caffeine telah dipublikasikan pula melalui posting Carrie Grimes &#8211; Software Engineer di Google Webmaster Central Blog pada tanggal 08 Juni 2010.</p>
<p>Dengan Caffeine, Google mengklaim telah siap mengumpulkan dan menampilkan hasil pencarian 50% lebih banyak dan lebih kompleks. Caffeine<a href="http://side22.com/">,</a> juga dimampukan untuk menemukan lebih cepat sebuah tautan yang paling relevan atas sebuah artikel / konten dibanding metode index sebelumnya.</p>
<p>Google menegaskan, bahwa alasan pembuatan system index terbaru Caffeine adalah untuk mengkomodasi ekspektasi pengguna mesin pencarinya. Caffeine akan mengimbangi perkembangan penyajian sebuah konten termasuk didalamnya penyajian video, gambar/image, pemberitaan dan pemutakhiran secara real-time yang semakin kompleks.</p>
<p>Apakah Caffeine sudah benar-benar final ? Entahlah,&#8230; Secara pribadi, saya juga tidak terlalu mempermasalahkan kalimat, &#34;<em>So stay tuned, and look for more improvements in the months to come</em>&#34;. Tapi setidaknya, illustrasi Caffeine yang ditampilkan bisa dijadikan bahan renungan dan bahan ujicoba oleh masing-masing webmaster yang berkepentingan dan <em>concern</em> dengan Search Engine Optimization (SEO).</p>
<p class="aligncenter">
<img src="http://side22.com/wp-content/side22dotcom/2010/06/caffeine.gif" alt="" title="caffeine" width="400" height="174" class="size-full wp-image-563" /><br />
<small>Caffeine &#8211; http://googlewebmastercentral.blogspot.com/</small>
</p>
<p>Sekian saja, toh tulisan ini juga hanya sebatas dokumentasi pribadi saja. Lebih lengkapnya, sebaiknya membaca artikel aslinya di <a href="http://googleblog.blogspot.com/2010/06/our-new-search-index-caffeine.html">Google Blog &#8211; Caffeine</a><span class="side22out"></span> atau <a href="http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2010/06/our-new-search-index-caffeine.html">Google Webmaster Central &#8211; Caffeine</a><span class="side22out"></span>. Anyway,&#8230; Thanks my dear Google, for announcing us about your new search index completion, Caffeine.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://side22.com/2010/google-caffeine/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyembunyikan CSS ?</title>
		<link>http://side22.com/2010/cara-menyembunyikan-css</link>
		<comments>http://side22.com/2010/cara-menyembunyikan-css#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 01:34:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://side22.com/cara-menyembunyikan-css.html</guid>
		<description><![CDATA[Apakah ada cara untuk menyembunyikan file CSS atau berkas style sheet ?. Tetapi untuk alasan apa seorang author mencoba menghilangkan berkas css dari pandangan user ? Jika jawabnya supaya tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah ada cara untuk menyembunyikan file CSS atau berkas style sheet ?. Tetapi untuk alasan apa seorang author mencoba menghilangkan berkas css dari pandangan user ? Jika jawabnya supaya tidak ditiru atau dijiplak orang lain, maka alasan tersebut yang  membedakan dengan tujuan saya saat mencoba menyembunyikan CSS. Pada tema terdahulu, saya merasa perlu menyembunyikan file tersebut karena malu dan tidak percaya diri dengan styling sheet yang saya kerjakan.</p>
<p>For basic user experience, berkas Cascading Style Sheet &#8211; CSS yang disembunyikan memang tidak akan mudah untuk dilihat dan dibaca. Tetapi untuk konsumsi pengunjung expert (baca: sesama pengembang), menyembunyikan berkas CSS hanyalah pekerjaan sia-sia.</p>
<p>Tetapi jika memang berkeinginan untuk menyembunyikan halaman penggaya CSS kreasi anda, atau sekedar untuk main-main dan trial, berikut adalah yang pernah saya lakukan.</p>
<h3>The Theory</h3>
<p>Teori dasar menyembunyikan berkas penggaya, styling sheet atau CSS dari hadapan basic user experience antara lain sebagai berikut: @Import rule CSS, PHP session_start, htaccess renaming method &#8211; rewrite rule, dan tentu saja metode kompresi file PHP.<br />
Tetapi untuk menyembunyikan Style Sheets berkaitan dengan kompabilitas browser, UA, silahkan lihat baris referensi.</p>
<h4>Kompresi CSS sebagai file PHP</h4>
<p>Materi kompresi file css dengan php adalah hal yang mudah ditemukan di SERPs (Search Engine Result Pages), pada lingkungan php pemampatan berkas dapat dilakukan dengan illustrasi sebagai berikut ;</p>
<pre>
&lt;?php
header(&#34;Content-type: text/css&#34;);
if (substr_count($_SERVER[&#39;HTTP_ACCEPT_ENCODING&#39;], &#39;gzip&#39;)) {
  ob_start(&#34;ob_gzhandler&#34;);
} else {
  ob_start();
}?&gt;

/* code css yang ingin disembunyikan silahkan tulis disini */

&lt;?php ob_end_flush(); ?&gt;
</pre>
<p>Menyajikan berkas styling sheet yang seharusnya mempunyai ekstensi <code>*.css</code> sebagai berkas php artinya, berkas style.css harus dirubah namanya menjadi style.php.</p>
<p>Dan tambahkan code untuk membatasi hak akses berkas penggaya tersebut menjadi ;</p>
<pre>
&lt;?php
session_start();
header(&#34;Content-type: text/css&#34;);
if ($_SESSION[&#39;sessionkey&#39;] != &#34;passkey&#34;) {
    die(&#34;pesan yang muncul saat pengunjung mencoba mengakses langsung url berkas penggaya.&#34;);
}
$_SESSION[&#39;sessionkey&#39;] = &#34;someotherkey&#34;;
if (substr_count($_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING'], 'gzip')) {
  ob_start(&#34;ob_gzhandler&#34;);
} else {
  ob_start();
}?&gt;

/* code css yang ingin disembunyikan silahkan tulis disini */

&lt;?php ob_end_flush(); ?&gt;
</pre>
<h4>PHP session_start</h4>
<p>Pada header.php tema yang digunakan, tambahkan code berikut sebelum elemen <code>&lt;html&gt;</code> :</p>
<pre>
&lt;?php
session_start();
$_SESSION[&#39;sessionkey&#39;] = &#34;passkey&#34;;
?&gt;
</pre>
<p>Asumsinya, berkas penggaya CSS hanya akan diakses saat user mulai mengakses dokumen html saja.</p>
<h4>.htaccess</h4>
<p>Pada berkas .htaccess, tambahkan kode berikut :</p>
<pre>
RewriteEngine on
RewriteRule style.css style.php
</pre>
<p>kode untuk .htaccess diatas untuk merubah penyajian berkas CSS sebagai file PHP</p>
<h4>@import rule CSS</h4>
<p>CSS dapat ditautkan dalam dokumen html dengan menggunakan <code>[Link]</code>, dan dapat di embbed dengan menggunakan @import rule sebagai pilihan penyajian berkas cascading style sheet dalam elemen <code>head</code>.</p>
<pre>
&lt;style type=&#34;text/css&#34;&gt;@import url(&#34;&lt;?php bloginfo(&#39;template_directory&#39;); ?&gt;/style.php&#34;)&lt;/style&gt;
</pre>
<h3>Wasted your effort</h3>
<p>Membaca dan meresapi beberapa dokumentasi tentang SGML,..mm&#8230; baiklah HTML, berkaitan dengan teknologinya, seorang author sebaiknya menyajikan apa yang memang ingin di sajikan meskipun pada kenyataannya menulis sesuatu tidak semudah itu. Apabila sudah memaknai penyajian informasi beserta teknologi yang menyertainya, untuk apa menyembunyikan berkas styling sheet, atau file CSS dari hadapan pengunjung ?, bukankah CSS adalah salah satu bentuk teknologi yang menyertai html ?</p>
<h3>Referensi</h3>
<ul>
<li><a href="http://www.w3c.org/TR/html4/present/styles.html#h-14.3.2">Specifying external style sheets</a></li>
<li><a href="http://www.w3c.org/TR/1998/REC-CSS2-19980512/cascade.html#x5">The @import rule</a></li>
<li><a href="http://www.w3c.org/TR/html4/present/styles.html#h-14.5">Hiding style data from user agents</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://side22.com/2010/cara-menyembunyikan-css/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>You keep Commenting, I Always Follow You</title>
		<link>http://side22.com/2009/you-keep-comment-i-always-follow</link>
		<comments>http://side22.com/2009/you-keep-comment-i-always-follow#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 13:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[link building]]></category>
		<category><![CDATA[personal stories]]></category>
		<category><![CDATA[plugins]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://side22.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menyelesaikan proses belajar SEO pada materi relevancy NoFollow, dan beropini tentang kebingungan memilih antara mempertahankan status NoFollow atau menjadikannya sebagai DoFollow pada NoFollow vs DoFollow. Sekarang saatnya memproklamirkan pilihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-313" title="you-keep-commenting-i-always-follow-you" src="http://side22.com/wp-content/side22dotcom/2009/12/you-keep-commenting-i-always-follow-you.png" alt="you-keep-commenting-i-always-follow-you" width="130" height="100" />Setelah menyelesaikan proses belajar SEO pada materi relevancy NoFollow, dan beropini tentang kebingungan memilih antara mempertahankan status NoFollow atau menjadikannya sebagai DoFollow pada <a title="Pilih NoFollow atau DoFollow" href="3-alasan-nofollow-dofollow.html">NoFollow vs DoFollow</a>. Sekarang saatnya memproklamirkan pilihan untuk menjadi NoFollow yang tidak pelit-pelit amat dengan mengembangkan ide penganut <strong>&#8220;u comment, i follow&#8221;</strong> menjadi <strong>&#8220;u keep commenting, i always follow&#8221;</strong>. Mau ikutan ?</p>
<p><span id="more-307"></span><span style="text-decoration: underline;"><strong>Alasan dan Tujuan</strong></span></p>
<p>Ada beberapa Webmaster yang menulis bahwa Materi SEO pada atribut relevancy nofollow atau dofollow ini tidak berpengaruh signifikan pada pencapaian nilai PageRank. Karena untuk mencapai tujuan PageRank yang diagung-agungkan selama ini mempunyai banyak misteri yang menyelimutinya. Tetapi sebagai bagian dari petunjuk yang dikeluarkan sang penentu, hal ini tetap menarik untuk dipelajari lebih mendalam, sebagai bagian dari usaha pencarian traffic dengan tidak menghilangkan unsur kepatuhan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Metodenya</strong></span></p>
<p>You keep commenting, and i always follow you, adalah langkah lain untuk tetap berusaha berbagi dengan <strong>memberikan backlink</strong> yang berkualitas kepada <strong>pengunjung setia</strong> yang selalu berkenan membantu dengan memberikan saran, kritik dan ulasan untuk perbaikan dan pengembangan sebuah situs dalam format komentar.</p>
<p>Sebuah simbiosis yang saling menguntungkan diharapkan terjalin dengan aman sekaligus nyaman. Aman untuk si-empunya situs atas alasan kepatuhan pada sebuah arahan dan nyaman untuk pemberi komentar, saran, kritik dan masukan. Karena budi baik pasti ada pahalanya sendiri.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Material yang diperlukan</strong></span></p>
<p>Bagi yang tertarik dengan gerakan dofollow versi side22 ini. Silahkan menggunakan sebuah plugins <a title="Top Commentators Widget" rel="nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/top-commentators-widget/" target="_blank">top komentator</a>. Sumber <a rel="nofollow" href="http://downloads.wordpress.org/plugin/top-commentators-widget.zip" target="_blank">file instalasi</a> untuk pengguna WordPress sudah tersedia dengan cara instalasinya cukup mudah, sebagai berikut ;</p>
<ul>
<li>Setelah plugins didownload, silahkan extract untuk mendapatkan file <code>topcommentators_widget.php</code></li>
<li>Upload file topcommentators_widget.php hasil ekstraksi tersebut ke folder wp-content/plugins menggunakan FTP client yang sudah biasa anda gunakan untuk urusan upload file instalasi situs</li>
<li>Setelah itu masuk ke Dashboard dengan login sebagai admin.</li>
<li>Pada daftar Plugins, aktifkan plugin dengan nama <strong>Top Commentators Widget</strong></li>
<li>Pada <strong>Appearance | Widgets</strong>, drag &#8220;Top Commentators&#8221; ke bagian sidebar yang anda pilih untuk menampilkannya</li>
<li>Lakukan sedikit konfigurasi seperti Judul, Jumlah komentator yang berhak atas link berkualitas dari anda, ukuran gravatar yang bersangkutan dan sebagainya, dsb, lalu safe.</li>
<li>Selesai</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Lain-lain, Pedoman Vital</strong></span></p>
<p>Tujuan gerakan ini, tetap mengacu pada metode &#8220;U Comment I Follow&#8221;, yang badge-nya sering dipasang blogger penganut aliran DoFollow, yaitu semangat berbagi. Jadi, untuk urusan ini, usahakan untuk jujur dan adil dengan tetap memberikan hak sesuai dengan kebebasan berkewajiban yang telah dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://side22.com/2009/you-keep-comment-i-always-follow/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Docs will be Crawl &amp; Index</title>
		<link>http://side22.com/2009/google-docs-will-crawl-index</link>
		<comments>http://side22.com/2009/google-docs-will-crawl-index#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 02:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[apps]]></category>
		<category><![CDATA[crawl]]></category>
		<category><![CDATA[docs]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[index]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://side22.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki sebuah Domain yang telah menggunakan fasilitas Google Apps &#8211; Google Email, tidak ada ruginya mulai serius belajar juga dengan Google Apps yang lain yaitu Google Docs. Karena Jumat, 18-09-2009 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-109" title="crawled-indexed-google-docs" src="http://side22.com/wp-content/side22dotcom/2009/09/crawled-indexed-google-docs.gif" alt="crawled-indexed-google-docs" width="130" height="100" />Memiliki sebuah Domain yang telah menggunakan fasilitas Google Apps &#8211; Google Email, tidak ada ruginya  mulai serius belajar juga dengan Google Apps yang lain yaitu Google Docs. Karena Jumat, 18-09-2009 kemaren, Marie &#8211; Employee Google memberikan pernyataan resmi bahwa dalam dua minggu sejak tanggal tersebut, dokumen-dokumen yang di publikasi dengan link pada website publik akan ikut di crawl dan di index juga oleh Google serta Mesin Pencari yang lain.</p>
<p><span id="more-114"></span></p>
<p>Dengan catatan, bahwa perubahan yang dilakukan Google ini hanya berlaku untuk dokumen-dokumen pada Google Docs yang di publikasikan menggunakan setting option &#8216;Publish as web page&#8217; atau &#8216;Publish/embed&#8217; serta dipublikasikan pada webpage yang bisa di crawled. Tidak termasuk pada dokumen yang hanya di setting pada &#8216;Allow anyone with the link to view (no sign-in required)&#8217;.</p>
<p>Bagi yang tidak terlalu senang dengan perubahan ini dengan alasan kerahasiaan Dokumen, tetap bisa menghilangkan opsi ini dengan langkah sebagai berikut sebagai berikut :<br />
- Cari &#8216;Share tab&#8217;<br />
- Untuk Dokumen dan spreadsheets, pilih &#8216;Publish as web page&#8217;. Untuk Presentasi pilih &#8216;Publish/embed&#8217;<br />
- Lalu klik tombol &#8216;Stop publishing&#8217;</p>
<p>Saat tulisan ini diposting, Pihak Google Apps sedang mempersiapkan Help Center Artikelnya. Mudah-mudahan dengan di index nya dokumen pada Google Docs bisa nambah pengunjung.</p>
<p>Go Ogle.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://side22.com/2009/google-docs-will-crawl-index/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

