Penanda dan Elemen dalam konteks Bahasa Markah HiperTeks (BMHT)

Setelah beberapa kali menggunakan kata elemen, blog ini akan ikut menggunakan kata penanda sebagai padanan kata tag(s) dalam konteks pembelajaran Bahasa Markah HiperTeks — BMHT. Untuk menghindari kesalahan inteprestasi kata penanda dan elemen, tulisan ini adalah bagian dari pembelajaran dan opini pribadi. Sebagai bagian dari opini, harap dicatat, persepsi ini hanya akan dipergunakan tertutup/terbatas untuk tulisan dalam blog ini saja. Kecuali Anda merasa cocok, silahkan!

Gambaran Ikhtisar Penanda dan Elemen

Menilik kembali HTML 4.01 Specification – SGML constructs used in HTML – Elements, berikut adalah kutipan yang menjelaskan secara eksplisit tentang penanda dan elemen ;

Each element type declaration generally describes three parts: a start tag, content, and an end tag.

Jika, menelusuri kutipan tersebut diatas, kemudian mendapatkan ;

tag – noun
[c](computing) a set of letters or symbols that are put before and after a piece of text or data in order to identify it or show that it is to be treated in a particular way.

element – noun
PART/AMOUNT – [c] a necessary or typical part of something

Maka, adalah KBBI daring yang sudah menerjemahkan kata-kata tersebut diatas, sebagai berikut ;

peˇnanˇda n 1 sesuatu yg digunakan untuk memberi tanda; 2 petunjuk; 3 Ling sifat khusus satuan kebahasaan yg menunjukkan kelas atau fungsinya;…

eleˇmen /élemén/ n2 bagian (yg penting, yg dibutuhkan) dr keseluruhan yg lebih besar;…

Sehingga, penanda dapat dipergunakan sebagai padanan tag, sementara elemen dapat dituliskan sebagai padanan kata element.

Komitmen

Setelah sebagian narablog menggunakan padanan istilah yang disebut diatas. Blog ini berkomitmen untuk ikut serta menggunakan padanan istilah penanda, elemen dalam konteks Bahasa Markah HiperTeks – BMHT. Menggunakan asumsi antara lain sebagai berikut ;

HTML dan BMHT
Singkatan HTML tetap akan dipergunakan jika dan hanya jika akan menautkan sebuah sumber yang ditulis dalam bahasa asing. Untuk keadaan yang lain, HTML akan dituliskan sebagai BMHT.
Penanda
Tanpa bermaksud idealis-narsis, tanpa berniat membuat makna-ganda (ambigu) dan makna redundan. Dengan tanpa berkeinginan menambah runyam ke-poliglot-an berbahasa.
Blog ini akan menuliskan sebuah penanda dengan diikuti keterangan (buka/tutup), nama-elemen dan/atau kode-penanda (lengkap dengan tanda-tanda ‘<‘, ‘/‘, ‘>‘). Contoh ;

Sisipkan elemen span tepat setelah penanda buka paragraf <p>.

Alasan dan tujuan format penulisan “penanda-b/t-ne-kp” adalah untuk mengeliminasi kesalahan persepsi bagi pengguna tipe dokumen ketat. Karena pengguna tipe dokumen ketat harus menulis markah sebuah elemen secara lengkap (baca: selalu menyertakan penanda tutup sebuah elemen).
Elemen
Mengikuti kutipan pertama pada tulisan ini, menggunakan alasan yang sama pada komitmen memberlakukan padanan istilah penanda.
Blog ini akan menulis sebuah elemen dengan diikuti nama-elemen dan/atau kode-markah-elemen (tanpa menyertakan tanda-tanda ‘<‘, ‘/‘, ‘>‘). Contoh ;

Jika dimaksudkan sebagai pranala, elemen gambar img harus dituliskan diantara penanda buka <a> dan penanda tutup </a>.

Seperti tertulis pada contoh diatas, blog ini akan menggunakan istilah elemen secara absolut untuk elemen-elemen markah yang tidak memiliki penanda tutup elemen atau elemen-elemen yang memiliki ke-khusus-an penulisan. Elemen-elemen dimaksud, antara lain elemen img, br, link, meta, input.

Diskusikan, penanda? elemen? atau yang lain?

Apabila perlu untuk di diskusikan, padanan istilah yang mana yang akan Anda pergunakan untuk kode-kode markah berikut, apakah penanda? ataukah elemen? atau ada padanan istilah yang lain? ;

  1. <head>
  2. body
  3. div

Penanda dan Elemen dalam konteks Bahasa Markah HiperTeks (BMHT)

Published on : Feb 14, 2011. Last modified at : Feb 13, 2011.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “Penanda dan Elemen dalam konteks Bahasa Markah HiperTeks (BMHT)”.

7 Opinion for “Penanda dan Elemen dalam konteks Bahasa Markah HiperTeks (BMHT)”.

Ini seperti bahasa indonesia dan bahasa inggris saya baca artikelnya apa benar opini ?
div = division
dimana element di dalamnya..
dah satu aja jawabnya..

Pak De,
Menurut saya Pak De, penanda (tag) itu adalah semua penanda dalam HTML itu sendiri. Baik yang harus punya tag penutup secara eksplisit maupun yang memiliki format penutup yang khas.

Menurut saya lagi, elemen itu adalah “anak” dari penanda. Sebagai contoh, tag body adalah elemen dari tag html. Begitulah menurut saya. Correct me if I’m wrong.

mas Hendro…
Ya, div adalah elemen. Elemen setingkat pembangun blok div biasanya dipergunakan untuk mendesain tata-ruang/letak atau susunan elemen lain pada sebuah halaman Web untuk keperluan presentasi.

mas Ganda…
Dalam konteks bahasa yang lain (bukan BMHT), istilah penanda dan elemen mungkin memang sedikit berbeda. Penanda biasanya berkonotasi keluaran, sementara elemen disebut-sebut ketika kita berbicara tentang obyek.
Untuk mas Ganda, mungkin lebih enak jika pertanyaannya adalah sebagai berikut,
“pilih mana? element is described by tags? atau element consist of tags?”.

…Sebagai contoh, tag body adalah elemen dari tag html…

head dan body adalah bagian (section) dari elemen utama halaman Web html. Tidak peduli seorang author mendeklarasikan atau tidak, peramban Web akan membuatnya secara implisit.
Poin penting saya disini adalah, ketika menulis penanda (tag) sebaiknya menyertakan tanda-tanda <, >, /. Bagaimana cara mengerjakan perintah berikut ini,
“Letakkan tag img dalam tag a pada sebuah tag p. Letakkan tag p tadi dalam tag div, dan beri nama class bla… bla… bla…”.

Pakde Harry,

Kadang konteks penanda (‘tag’) dan elemen (‘element’) bisa berbeda tergantung ‘doctype’-nya, terutama terkait ‘div’ di HTML dan XHTML serta nilai keharusannya.

Mengomentari pembicaraan Pakde Harry dan Ganda, saya pilih menyesuaikan sesuai konteks saja untuk memudahkan tutur lisannya. Kalau niatnya ‘tag’, ya pakai tanda-tanda itu.

Lagi jarang nulis, mau baca-baca dulu ya, Pakde. :)

Pak De,
Hooo.. I see.. I see..

Saya pilih, element is described by tags.

Komentar terakhir, saya setuju Pak De. :D

Bli Dani,
Tanda-tanda “itu” ya? Hahahahhaha

Rayimas…
Saya hanya mencoba mengoreksi tulisan sendiri saja, disamping baca-baca juga. Seminggu sekalilah Rayimas. :)
mas Ganda dan Rayimas…
Pokoknya, tulisan penanda dan elemen ini hanyalah sebatas komitmen pribadi blog ini. Tujuannya? mempersulit diri sendirilah :D

Leave an Opinion

Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.










Random Learning