Jika IF adalah IS, apakah WHAT itu ?

Jika artikel semacam ini, di tuliskan bersamaan dengan proses pembuatan desain sebuah tema, menyertai sebuah pemahaman serta pembelajaran elemen elemen dalam Bahasa Markah Hiper Teks (BMHT). Maka seharusnya, pertanyaan dan kerumitan berikut di bawah ini tidak perlu muncul ke permukaan. Meskipun dapat di tenggelamkan kembali dengan perdebatan batin ;
Sedang sibuk belajar, sehingga lupa berkarya atau membuat sebuah karya ?.
ataukah
Terlalu sibuk berkarya, sehingga Learning Opinion Web Blog sebagai tagline blog, pada akhirnya hanya menjadi sebuah pajangan ?.

If there… ah… jika kelak harus mengikuti standar baru cara menulis Bahasa Markah Hiper Teks (BMHT). Jika di kemudian hari, User Angent (UA) peramban sudah menggunakan rekomendasi termutakhir saat merender sebuah elemen. Maka biarlah dokumentasi ini yang akan saya tengok pertama kali saat perubahan itu terjadi.

Tabel berikut ini hanya memuat beberapa elemen yang secara standar akan di cetak miring oleh peramban. Tulisan ini tidak di peruntukkan bagi pakar pakar CSS, karena hanya akan di pergunakan sebagai pengingat pribadi untuk tidak berboros bita dengan lembar gaya Cascading Style Sheet (CSS) hanya untuk memiringkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu di miringkan.Kecuali anda mempunyai tujuan yang lain… monggo alias silahkan, terserah pembaca.

Elemen elemen berikut, standarnya akan di render miring oleh User Agent (UA) peramban.
No. Elemen Contoh Penggunaan
1 address
Untuk keperluan pribadi, silahkan hubungi Handoko Harry.
2 cite Blog pemelajaran yang paling aneh adalah Side22Press milik Handoko Harry.
3 dfn

Learning Opinion Web Blog LOW adalah opini pembelajaran web blog.

Saya akan berpikir dua kali untuk menjadikan artikel LOW, sebagai referensi tulisan di blog pribadi saya.

4 em & i Tulisan yang dipublikasikan LOW, kadang kadang lebih sering membingungkan pembaca daripada mencerahkannya.
5 var Sial… blog ini belum/tidak menggunakan MathML. Tetapi… jika (a b) adalah matrik, maka (x,y2) adalah b.

Adalah dinamakan sebagai sebuah pemelajaran, karena tabel diatas pasti masih menyisakan banyak kekurangan.
Is it neccessary to discuss ?
Apakah masih perlu untuk di diskusikan lagi ? It’s about coding dicipline, and all yours.
What will be happen, happenlah.
Itu maksudnya, apakah saya masih terlihat menulis sebuah tutorial ?

Jika IF adalah IS, apakah WHAT itu ?

Published on : Aug 09, 2010. Last modified at : Aug 08, 2010.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “Jika IF adalah IS, apakah WHAT itu ?”.

7 Opinion for “Jika IF adalah IS, apakah WHAT itu ?”.

apa mungkin saya mengalami masalah pada Lambung yang akut? sehingga bukan hanya makanan tapi tulisan inipun agak susah saya cerna…he..he…he….

Pakde Harry,
Tabel itu berdasarkan disiplin markah yang mana? HTML4.x, XHTML 1.x, atau HTML5?

Di HTML5, pemakaian tag cite sepertinya mesti diikuti sedikit ulasan tentang apa yang dikutip itu. Walau tidak harus dalam tag q atau blockquote. Bukan sekadar menyebut sumber kutipan. Tolong koreksi saya. Mungkin saja saya salah baca. :)

Rudy Azhar…
Sebaiknya segera periksakan kesehatan lambung mas Rudy serta baca aturan pakai obatnya. hahaha… jika berkenan masih ada kesempatan kok.

Aturan Pakai, Pranala “Documentation” pada Luv Links sepertinya agak duplikatif dengan pranala gambar pada Lovely Badges, dan akan saya non aktifkan. Kebijakan pribadi saya, harus segera mencari penggantinya. Tetapi penggantinya tidak boleh blog yang di komersilkan. Apakah Tulisan ini masih seperti tutorial ?. Tetapi, apabila anda sudah tidak melihat pranala “Documentation” dimaksud berarti aturan pakai ini sudah tidak berlaku.

Rayimas…
Contoh penggunaan dalam tabel di atas tidak di tekankan pada sisi cara penulisan markah, baik menggunakan salah satu atau beberapa disiplin X/HTML tersebut. Tetapi cara UA peramban merender sebuah elemen markah X/HTML menggunakan rekomendasi presentation hint itu.

Tentang elemen markah sitat cite, dengan tidak bermaksud ke arah cara penulisan kutipan bibliografi. Anggap saja bahwa, ada beberapa pengunjung yang mengucapkan demikian, meskipun dalah hati, “Blog ini aneh, susah dipahami”. A typical use of the cite, masih boleh di pergunakan kah ?.

Artikel pembelajaran keteraksesan web yang paling sering saya baca, berada pada kategori web accessibility dalam blog Unessential Weblog milik dr. Dani Iswara.
pemahaman saya begini (koreksi juga jika salah) ;

  • Mungkin saya mempunyai banyak sumber referensi tentang pembelajaran keteraksesan web.
  • Mungkin saya sering membaca artikel tentang keteraksesan.
  • Mungkin banyak blog yang menulis artikel keteraksesan.
  • Mungkin artikel artikel tersebut sama sama di letakkan dalam kategori “web accessibility”.

Pakde Harry,
Jika acuan tabel itu ke peramban Web, saya paham.

Yang tag cite itu saya menginterpretasikannya seperti ini: tag itu layak dipakai jika disertai sedikit unsur teks yang memperjelas semacam 5W+1H, tidak harus lengkap. Saya memakai acuan HTML5 di W3.org, The cite element. Kecuali bibliografi, rasanya memang lebih semantik seperti itu.

Tapi, ah sudahlah, Pakde. Nanti diskusi ini terulang lagi. :D

setuju dengan mas rudy azhar, sepertinya lambung saya ga level dengan makan yang seperti ini, makanan ini cocok untuk orang kaya, orang miskin sepeerti saya mana sanggup untuk melahapnya.. aduh ojaaaaaannn…

Leave an Opinion

Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.










Random Learning