Setidaknya, Page Speed sudah dimutakhirkan dengan versi 1.8.3

Hampir bersamaan dengan publikasi resmi Google tentang mesin indeks terbaru Caffeine. Pengaya Page Speed dari Google, sebagai perangkat evaluasi optimalisasi performa dan kecepatan muat halaman web, juga telah dimuthakirkan dengan versi 1.8.3

Apakah masih perlu mempunyai rasa curiga berkaitan dengan timing antara pemutakhiran page speed dan publikasi caffeine ? Terserah pembaca saja, silahkan beropini.

Sebagai yang pernah beropini tentang Google Page Speed dan Yahoo!YSlow, serta mempertanyakan dalam hati tentang maksud item Page Speed – Minify HTML berkaitan dengan compliance markah HTML yang valid pada Page Speed dan Validasi W3C. Maka, setidaknya pemutakhiran page speed versi 1.8.3 sedikit menjawab sebuah kekhawatiran pribadi. Kekhawatiran tentang persepsi page speed pada optimalisasi performa dan kecepatan muat halaman berkaitan dengan design yang diterapkan oleh buruh-buruh aksesibilitas, serta pekerja-pekerja standarisasi web dan yang dilakukan oleh penulis-penulis konten dagang serta perekayasa dokumen niaga. Hahaha…

Berikut ini adalah gambar tentang perubahan analisa yang diterapkan Page Speed pada versi 1.8.3 yang disandingkan dengan metode Ruleset yang dimiliki oleh pengaya YSlow versi 2.0.7.


Analisa Page Speed dan Ruleset YSlow – http://side22.com/

Kemudian,… Berikut adalah beberapa catatan dari halaman muka pengaya Page Speed versi 1.8.3

What’s new in Page Speed 1.8 ?

Sekali lagi. Terima kasih Google. Meskipun saya tetap ngotot, bahwa item Minify HTML sebaiknya dihilangkan saja dari kategori analisa "Content Only" pada pemutakhiran pengaya Page Speed berikutnya.

Setidaknya, Page Speed sudah dimutakhirkan dengan versi 1.8.3

Published on : Jun 09, 2010. Last modified at : Jun 24, 2010.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “Setidaknya, Page Speed sudah dimutakhirkan dengan versi 1.8.3”.

2 Opinion for “Setidaknya, Page Speed sudah dimutakhirkan dengan versi 1.8.3”.

Wah, saya sangat tidak paham samasekali Pak Harry.. Maaf tidak bisa berkomentar banyak :(
Mengenai Tipografi, saya juga tidak bisa memberi masukan berlebih. Saya perhatikan anda suka menggunakan Tipografi seprti ini, yang menurut saya(yang saya lihat di artikel ini)
1. Too crowd…
Seolah-olah isinya tulisan semua, perlu tambahan padding (saya melihat pada layar 1024*600px WSVGA).
2. Hitam ringan, hijau pupus dan biru menyala? hehe saya kurag suka Pakdhe, susah dibaca di monitor LED.
3. Saya lihat screenshot di atas, sepertinya anda tidak mengaktifkan font-smoothing (clear type pada windows). Saya menggunakan font-smoothing, setelah saya matikan Verdana 0.7em terlihat sangat buruk dan susah dibaca hehe.. Saran saya, tidak perlu takut dengan ukuran 100% :)
4. Sepertinya measure perlu diperhatikan. Karenamenggunakan font berukuran kecil, paragraf terlihat terlalu lebar. Mungkin inilah yang menciptakan efek terlalu padat pada poin 1.
5. Text shadow sepertinya bukan ide yang bagus ;)
6. Saya pikir kotak komentar juga memerlukan “nafas” :) sedikit padding dan spasi mungkin memantu.
7. Itu dulu saja Pakdhe, kalau berkenan dan dijadikan PR sepertinya sudah cukup banyak hehe :)

Mas Ardian…
Waduh, waduh… ini sih bukan 'cukup banyak', kebanyakan. Terima kasih ya.

Random Learning