Mohon Maaf

Saya mohon maaf kepada anda sekalian, rekan-rekan blogger, pengunjung, pengguna mesin telusur, atau siapapun anda yang berkenan mampir dan membaca salah satu atau beberapa tulisan dalam blog ini. Saya mohon maaf, jika anda semua menemukan ketidak-konsistenan penggunaan istilah yang terdapat pada artikel/tulisan/posting lama dan yang baru.

Saya mohon maaf, jika saya terlihat tidak berkeinginan memperbaiki tulisan-tulisan yang lama pada blog ini. Karena saya ingin memaknai pembelajaran ini. Jika terdapat tangga berundak untuk menuju puncak bukit, saya bukan seorang Gatotkaca (tokoh pewayangan yang bisa terbang) yang bisa mencapai anak tangga teratas/terakhir dalam sekali hentak.

Saya mohon maaf, jika saya seolah-olah mengabaikan komentar, saran dan kritik membangun yang anda sampaikan pada pengelola blog ini. Karena akhir-akhir ini, waktu saya sedikit tersita untuk kegiatan yang lain dalam dunia nyata dan saya yakin, beberapa diantara anda pernah merasakan apa yang sedang saya alami.

Sekali lagi, saya mohon maaf untuk saat ini. Tetapi saya tetap berterima-kasih pula untuk semua kepercayaan yang anda berikan pada blog ini.

Mohon Maaf

Published on : Jun 17, 2010. Last modified at : Jun 17, 2010.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “Mohon Maaf”.

No related learning article so far.

23 Opinion for “Mohon Maaf”.

Ya, saya maaf kan. Jangan ulangi lagi ya :D

mas harr.. ada apakah gerangan?? moga tidak terjadi apa-apa..

Mas Nur…
Memang tidak ada apa-apa koq, saya hanya pengen menulis mohon maaf saja. :P

Mas Adi…
Hahaha… :P

dimaafkan mas..hehehehe..iya tadi saya sedang edit permalink jadi blog saya error sejenak.. btw blognya mantap mas. enteng banget dibukanya..

Mas Aryo…
Ya… ya… saya maafkan juga koq. Meskipun saya baru mengenalmu sebentar, saya cukup paham koq dengan mas Aryo. Selanjutnya, beri saya pilihan kemana sebaiknya saya berkunjung :P

Saya kira ini petisi online hehe =]

kirain mau hiatus nih… :D

Mas Ardian…
Petisi itu sekali saja, kalau berkali-kali namanya 'makar' atau ngajakin brantem. :P
Kalau bukan yang saya kenal dekat, saya juga tidak berani main-main. Maaf jangan di tiru ya. :D

Mas Hanif…
Tidak hiatus koq, tenang saja mas :)
Terus, anchor text mana yang sebaiknya saya exclude ? yang sekarang atau yang lalu ? untuk memudahkan saya mas :)

Mas Harry,
Tidak ada yang perlu dimintai maaf dan saya juga tidak akan memberikan maaf karena mas Harry tidak melakukan kesalahan apapun.

Om Aldy…
Masak iya sih ? Padahal saya merasa banyak salah lho. Sudah seminggu lebih saya belum minta jatah baram khan ? Maaf ya Om :)

apa udah mau pensiun jadi blogger Mas? kok pake minta maap segala…wkwkwkwkkwkkk…..

mas harry ada ada saja, saya kira mau vakum ngeBlog, saya sudah memaafkan mas haary lahir batin.

Ha…ha…
Terlambat mas, baram-nya udah habis :lol:

Mas Rudy…
Justru karena saya pengen belajar nge-blog dengan baik sampek matek, makanya saya minta maaf sama mas Rudy. :)

Mas Gus Ikhwan…
Terima kasih mas.

Om Aldy…
yachhh… abis ya :(

Bermaaf-maafan besuk kalau sudah lebaran saja pakde, nanti ketemuan (salaman) kalau saya pulang ke Klaten hehe :)

Kayaknya emang ada yang sengaja ngajak berantem nih ( gesek-gesek tanduk di pohon pisang ), ada yang sengaja menutup borangnya rapat-rapat.
Mau lapor sama admin blog ach…

Jarang Update Pak Harry?
Sekedar salam saja. :)

Kesibukan yang panjang, udah kangen dengan artikelnya Mas.

Om aldy…
Kesibukan yang di buat-buat om, tapi akan segera saya usahakan untuk mengisi kembali blog ini.

Leave an Opinion

Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.










Random Learning