Dropcap, Alternatif Image untuk Performa Situs

[side22dropc]P[/side22dropc]ada dunia maya, semakin jauh mempelajari materi tentang image atau selanjutnya sepakat kita sebut sebagai gambar. Kita mungkin akan semakin mengerti alasan beberapa situs besar sangat pelit untuk masalah ini.

Ini berhubungan erat dengan performa sebuah situs atau sekitar awal Desember kemarin (kalau tidak salah 3 Desember 2009), Google menulisnya sebagai Site Performance dan menempatkannya sebagai bagian Labs pada Google Webmaster Tool.

Ada beberapa baris petunjuk khusus, hanya untuk penanganan sebuah gambar yang di pasang dalam sebuah situs. Membaca dengan seksama solusi-solusi yang ada, justru semakin membingungkan saya pribadi yang baru mengenal dunia ini. (Monolog: Ini jelas bukan sekedar SEO, atau markah yang valid) Karena ini berhubungan erat dengan kompabilitas lintas peramban, server penyedia gambar, situs yang menampilkannya, kenyamanan pengunjung yang membukanya, metode penyajiannya dan sebagainya dan sebagainya, bla.. bla.. bla..

Apa hubungannya dengan Dropcap ?

Kecuali dalam konteks khusus, -maaf- tidak pada saudara-saudara kita yang tuna netra. Normalnya, mata manusia diperlakukan oleh pemiliknya untuk melihat yang indah-indah, bahkan dalam kegiatan membaca sekalipun.

Pada beberapa kasus, kadang-kadang seseorang memang lebih mudah untuk menterjemahkan dan mengingat sesuatu melalui ilustrasi gambar dibandingkan seribu baris kalimat. Maka, secara pribadi, saya menganggap sebuah gambar tetap harus diakomodir dalam sebuah situs atau blog.

Dan dropcap adalah sebuah pilihan untuk dipergunakan sebagai alternatif pengganti gambar dalam fungsinya sebagai pemanis tulisan tanpa harus kehilangan nilai performa.

Apa itu Dropcap ?

Dalam dunia penulisan, kita mengenal istilah Inisial, huruf pertama yang mempunyai dimensi lebih besar dibandingkan huruf-huruf yang lain pada teks yang mengikutinya dan dipergunakan untuk mengawali sebuah tulisan, sebuah bab, sebuah ayat, atau sebuah paragraf.

Inisial adalah kata serapan Initial yang diambil dari bahasa latin Initialis yang arti sebenarnya adalah ditempatkan sebagai awal.

Dilihat dari tingkat kesulitannya, teknik menuliskan sebuah inisial pada HTML bisa di bedakan menjadi 3 cara, yaitu ;

  1. Baseline format, cara ini cukup dilakukan dengan merubah ukuran inisialnya saja. Dengan cara ini, inisial dan text yang mengikutinya berada dalam satu margin yang sama.
  2. Table format dengan dua cell. Cell sebelah kiri untuk menampung inisial dan pengaturannya dan cell sebelah kanan untuk menampung text atau kalimat atau paragraf yang mengikutinya.
  3. Drop cap atau Dropped Capital Letter. Pada cara ini, Inisial akan memangkas margin beberapa kalimat dalam paragraf yang menyertainya dan kemudian mengembalikan kata atau kalimat berikutnya pada margin awal setelah dimensi Inisial dilewati. Untuk metode penulisan ini diperlukan kombinasi HTML dan Properti Styling Sheet bernama floating dengan value left.
Bagaimana memperlakukan Dropcap ?

Platform WordPress menyediakan dokumentasi lengkap termasuk didalamnya dokumentasi Shortcode API untuk dijadikan acuan pembuatan fungsi-fungsi sesuai kebutuhan masing-masing penggunanya.

Sebagai seorang pemula, newbie, saya baru bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk membuat fungsi yang mempermudah, mempercepat dan mengurangi tingkat kesalahan penulisan kode pada saat mengetik sebuah posting yang menyertakan dropcap, seperti pada judul tulisan Prolog 2010 : Yrrah beta 1.0.

Silahkan kustomasi ulang contoh diatas sesuai selera anda, jika ingin mengaplikasikannya pada tema yang anda pergunakan.

Untuk master-master silahkan tambahkan.

Referensi :

Dropcap, Alternatif Image untuk Performa Situs

Published on : Jan 06, 2010. Last modified at : Jan 06, 2010.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “Dropcap, Alternatif Image untuk Performa Situs”.

3 Opinion for “Dropcap, Alternatif Image untuk Performa Situs”.

Alternatif lain, bisa pakai scalable vector graphic (SVG). Gambar, bahkan animasi dan game interaktif yang berbasis teks. Saya pernah mencobanya di blog. Sayangnya fitur animasi hanya tampil nyaman di peramban Web tercanggih, Opera. Jangan tanya MSIE bagaimana, PakDhe. :)

Terima kasih untuk pilihan-pilihan gambar alternatif yang lain.
SVG,.. sudah diujicobakan pada versi offline. Tetapi, lagi-lagi karena ingin mencoba yang benar-benar minimalis maka alternatif tersebut juga ikut dikesampingkan dulu untuk saat ini.

Maaf ya, reply-nya terlambat terus. Harap maklum.

Selain gbr mungkin komplex nya script (dari banyak plugin misal) dapat jg kan memberatkan web.

Menurut sy, gbr kecil lebih manis..
Dropcap? sy belum nyoba, gara2 tulisan ini, jd pengen nyoba dikit..

thx dah sharing omm..

Leave an Opinion

Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.










Random Learning