Afraid to Shoot Strangers
God, lets us go now and finished what to be done, Thy Kingdom come, Thy Shall be done,.. (Afraid to shoot strangers – Iron Maiden)
Bukan,.. saya tidak bermaksud menulis cara belajar menembak yang baik. Tulisan ini adalah buah ketidakberdayaan, setelah 2 minggu menyelesaikan pekerjaan tambahan mengumpulkan jarum-jarum yang berceceran ditumpukan jerami.
Siapkan payung sebelum hujan, memang ungkapan yang tepat untuk saat ini karena memang sudah memasuki musimnya. Tetapi bukan karena musim hujan itu saya menulis. Saya membuat tulisan ini hanya karena ingin mengingatkan temen-temen bahwa tegal ‘Kurusetra’ dunia maya mungkin akan benar-benar membuat sesak nafas tahun ini.
Saya yakin bahwa tidak ada Webmaster yang tidak mendengar isu dan kabar tentang ujicoba pencurian source code pencarian Google pada pertengahan Januari 2010. OK,.. hal tersebut bukan masalah kita jika kita tidak menggunakan satupun layanan gratisnya.
Saya hanya ingin mengungkapkan simpati saja pada Google, mudah-mudahan masalah ini segera tuntas dan tidak berkelanjutan.
Tetapi, sekali lagi saya juga tidak ingin membahas lebih detil tentang masalah penyerangan server Google tersebut.
Lalu Apa ?
Beberapa yang memperhatikan habit buruk dalam aktifitasnya di dunia maya mungkin sudah mengambil tindakan-tindakan yang perlu. Sayangnya saya terlambat melakukannya. Dan Sabtu pagi 2 minggu yang lalu semuanya selesai. Berantakan sebelum saya bisa mengambil langkah-langkah yang rekan-rekan bisa melakukannya.
Sebuah alamat email yang tidak pernah saya tautkan dengan email-email saya yang lain dan tidak pernah saya pergunakan untuk berkomunikasi dengan dunia luar kecuali sahabat dan keluarga dekat telah kebanjiran spam. Anehnya, email spam, bulk, junk yang masuk justru dari situs jejaring sosial yang tidak pernah saya kunjungi dalam kurun waktu yang sangat lama, bahkan ada aliran email spam dari situs jejaring sosial yang tidak pernah sekalipun saya buka.
Afraid to shoot strangers ?, tidak ! Karena saya memang tidak perlu melakukannya, Karena saya mungkin saja menelantarkan beberapa ‘kitab wajib’ yang seharusnya tidak boleh dilupakan, bahwa di ‘dunia sana’ banyak malaikat yang berhati mulia tetapi banyak juga setan gentayangan yang siap menjadikan komputer anda menjadi bagian jaringan bot jahat.
Dan daripada harus mengikuti kemauan setan yang masuk dari SMTP email client yang bolong, lebih baik ‘bunuh diri’ saja. Ach,.. capek juga ya recovery..
Ya betul !, siapa memang saya ? tidak punya kekayaan intelektual yang perlu saya semunyikan koq. Tetapi kalau menghambat pembelajaran untuk apa juga mentolerir segala macam bentuk spyware dan malware.
Saat ini, semuanya sudah pulih seperti sediakala. Maksimum proteksi. Mudah-mudahan bisa melanjutkan kembali belajar yang aneh-aneh yang ada di dunia kasat mata.
Salam.
Mudah-mudahan tidak berlanjut dengan ‘Desperate Cry’ (Don, Paul, Ricky, Frans, Yoyon everybody. Aku kangen suasana 17 tahun silam bersama kalian)
Navigation
Related to “Afraid to Shoot Strangers”.
Leave an Opinion
Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.