4++ tips berdamai dengan htaccess

Tulisan ini bukan penjelasan lengkap tentang sebuah berkas tanpa nama, berekstensi htaccess. Yup,.. bukan sebuah hak dan bukan pula sebuah kewajiban bagi seorang pemula seperti saya untuk melakukannya, daripada berseteru dengan web programmer senior yang lebih berpengalaman.

htaccess adalah sebuah file konfigurasi yang berjalan pada beberapa web server, salah satunya Apache. Lazimnya, file ini dipergunakan untuk melakukan konfigurasi pada pengaturan dan fungsi yang terdapat pada server Apache sebagai rumah dan tempat tinggal sebuah situs.

Pengaturan-pengaturan tersebut termasuk tidak terbatas pada Penulisan bentuk URL (ini berkaitan erat dengan pengaturan permalink pada WordPress untuk keperluan SEO pada struktur URL), Pengalihan atau Redireksi sebuah URL (berkaitan dengan Site Performance – Google Page Speed), Penanganan Halaman error 404 (berhubungan dengan sistem navigasi yang baik pada sebuah situs atau blog), dan lain-lain banyak, dan anda lebih tahu daripada saya.

Satu hal yang harus selalu diingat adalah, file htaccess ini adalah sebuah berkas yang unik, sensitif dan memerlukan sebuah ketelitian dan kehati-hatian yang super ekstra. Bahkan, beberapa web programmer berpengalaman menyatakan bahwa satu-satunya petunjuk pada saat ingin mulai menggunakan berkas htaccess adalah dengan cara mengikuti yang sudah dilakukan dengan baik, benar dan tidak beresiko oleh orang lain.

Ekstrimnya, kita harus siap menanggung resiko paling buruk ketika mencoba berkenalan dengan htaccess dan mencoba merayunya dengan gaya dan style sendiri tanpa membaca petunjuk cara berkenalan dan merayu yang baik. (mau menulis trik pacaran atau tips site performance dengan htaccess ya ?)

Berikut adalah 4++ tips optimasi website dengan htaccess :

  1. htaccess tidak pernah salah. Apapun bentuk, jenis dan bahasa program yang dipergunakan, semuanya tergantung pada apa yang dilakukan sang perancang program. Tidak terkecuali dengan htaccess, meskipun hanya sebatas sebuah berkas. Sifat unik dan sensitif htaccess harus terus diingat. Sebelum menyalahkan htaccess, sebaiknya mengoreksi diri sendiri pada materi ketelitian dan kehati-hatian.
  2. Mengikuti petunjuk paling update dan berkonsultasi dengan support hosting. Server Apache telah mengalami perkembangan seiring dengan perubahan kebutuhan pertukaran file yang diinginkan oleh penggunanya, Website. Sebagai bagian Apache, sudah tentu htaccess mengalami perkembangan penanganan pula. Menggunakan petunjuk htaccess yang diaplikasikan dengan lancar pada server Apache versi lama, tidak dipastikan dapat berjalan mulus pula pada server Apache versi yang paling update.Beberapa penyedia jasa webhosting mungkin saja men-disable beberapa fungsi perubahan pengaturan yang disinyalir justru akan mengganggu keamanan server, sekalipun server yang digunakan adalah Apache yang paling update.

    please, contact your support

    adalah quote paling sering di temui pada petunjuk penggunaan htaccess yang baik.

  3. Seberapa perlu dengan htaccess ?. Menjadi sebuah ironi untuk sebuah pembelajaran. "Kalau tidak berani mencoba, ya jangan membeli domain yang saat ini sudah sangat murah dan jangan mencoba membuat website sendiri". Nah khan ?
  4. Jangan pernah melakukan direct editing pada server. Sebuah kesalahan kecil pada saat menambahkan sebuah baris baru pada htaccess bisa berakibat tidak menyenangkan. Mencoba mengembalikan tampilan situs yang berantakan bahkan down dengan htaccess agar kembali seperti semula dengan cara menghapus baris tambahan tersebut tidak selamanya berhasil, setidaknya itu adalah sebuah pengalaman pribadi.

Beberapa cara diatas mudah-mudahan bisa menjadi prolog pembahasan htaccess berikutnya berkaitan dengan materi site performance sebuah website dan optimasi sebuah blog.

Kurang dan lebihnya silahkan koreksi dan tambahkan pada baris komentar.

Referensi :

  1. how to – htaccess – apache.org
  2. .htaccess – wikipedia
  3. 8 perhatian saat berhubungan dengan .htaccess

4++ tips berdamai dengan htaccess

Published on : Jan 12, 2010. Last modified at : May 19, 2010.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “4++ tips berdamai dengan htaccess”.

2 Opinion for “4++ tips berdamai dengan htaccess”.

saya juga baru saja dapat pengalaman buruk dengan .htaccess, gara-garanya saya mengedit langsung file-nya dan hasilnya adalah “Internal Server Error”. Saya setuju dengan point keempat, jangan pernah mencobanya atau mimpi buruk akan terjadi

Mas Oglek,…
Berarti kembali ke point dua dunk.
Lagi main-main optimasi performa web juga mas ?

Leave an Opinion

Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.










Random Learning