W3C validation is important, why ?

kenapa-validasi-w3c-pentingBeberapa forum pengembang web, desainer web, masih menyisakan thread diskusi dengan tema berikut, W3C validation, How important is it ?, How important W3C valid dan seterusnya.

Pro dan kontra tentang kesahihan penulisan markah hiperteks masih tarik ulur tak berkesudahan. Entahlah… sampai kapan diskusi dan opini validitas CSS, validitas HTML, atau validitas XHTML akan tetap diperbincangkan. Apalagi jika mulai di hubung hubungkan dengan SEO.

Lalu kenapa saya nekad menulis judul W3C validation is important, why ?. Maaf, hanya untuk penegasan pada diri sendiri saja. Hanya karena saya menyukai kutipan berikut :

Faster loading pages are better for spider crawls, more people accessing your site (re: accessibility) means more traffic = GOOD SEO.

Why ?

Adalah sebuah masa, ketika belajar membangun sebuah website dengan 100% handcode. Kita harus menuliskan markah XHTML, kemudian membuat lembar gaya CSS untuk presentasi visualnya. Dan yang paling berat adalah saat harus memikirkan flow antar halaman, sehingga tidak heran jika ada yang sampai lupa makan, lupa mandi, lupa segalanya.

Sekarang, saat ini, ada beberapa CMS, dengan sekian banyak tutorial dan dokumentasinya. Tutorial dan dokumentasi tentang cara belajar membuat alur sebuah Weblog sudah tersedia dengan lengkap. Silahkan kunjungi dan jadikan referensi sebagai bahan pembelajaran.

Melanjutkan pernyataan dan opini pribadi tentang W3C validation is important, tanpa bermaksud idealis narsis ini hanya sebuah opini dan pernyataan pribadi, jika setuju silahkan dukung, jika tidak yo monggo.

Begini… Apabila di analogikan dengan proses belajar naik sepeda motor ;

Pertanyaannya adalah…
Apakah ada yang sudah punya motor sendiri (beli sendiri) ketika belajar menaikinya saat kelas 6 Sekolah Dasar ?.
Saya yakin tidak ada yang mengakuinya. Lalu apa hubungan dengan W3C validation ?.

Adalah sekelompok orang dan organisasi yang bergabung dalam World Wide Web Consortium — W3C, berdedikasi untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan web dan standarisasinya.
Jika di ibaratkan bapak yang memberikan motor, tidakkah kita ingin patuh dan taat ? setidaknya mencoba patuh dan taat pada aturan penulisan CSS, HTML, XHTML ?,

Dan adalah sebuah CMS seperti WordPress, yang memberikan source-code nya secara gratis untuk di pergunakan sebagai pembangun halaman web. Sehingga kita hanya perlu memikirkan dan menuliskan kode yang valid untuk tampilan (baca : themes atau template) nya saja.
Perlukah lupa makan, lupa mandi untuk belajar menuliskan yang valid ?

Ya betul… beberapa situs besar, bahkan Google sendiri mempunyai sekian puluh error dalam halamannya. Tetapi mempunyai Page Rank bagus, lalu kenapa kita harus memikirkan kesahihan sebuah markah ? W3C Validation ?

Maaf… Saya tidak sedang membahas SEO, atau SERPs dan sebangsanya. Saya hanya berasumsi bahwa mereka adalah website website besar dengan profit besar. Jika suatu saat harus ada standarisasi baru, maka mereka bisa bernegosiasi seperti halnya mereka biasa lakukan selama ini.

Nah… kalau kita ?!?.
Belajar coding membuat sebuah halaman web atau weblog atau blogging dengan menuliskan sesuatu yang valid rasanya tidak terlalu salah. Ambil sisi positifnya saja, jika menjadi sebuah takdir dan di lirik untuk direkrut menjadi web designer karena kepatuhan diatas, apa salahnya melakukan dan memasang logo W3C Validation ?

Ada pepatah jawa bilang, sing penting jeneng, jenang kuwi gampang !.

Saya masih baru didunia ini. Sekali lagi… ini hanya sebuah opini. Toh semua yang ada di luar sana, hanya tercatat sebatas sebuah opini. Karena memang tidak ada pernyataan resmi perlu-tidaknya atau keharusan sebuah validasi dari W3C.

Saya tidak bermaksud lancang pada senior, pendahulu dan master SEO. Saya hanya mempunyai sebuah angan angan. Jika semua halaman dari Indonesia tercinta ternyata telah mendapat sertifikasi valid via W3C validation, apa pendapat dunia ya ?

Indonesian, Go Valid ! Merdeka.

W3C validation is important, why ?

Published on : Sep 24, 2009. Last modified at : Sep 18, 2010.


Click to share on twitter , digg it, or save this article to del.icio.us.

article Navigation

Related to “W3C validation is important, why ?”.

7 Opinion for “W3C validation is important, why ?”.

Saya pribadi sebagai pengguna di luar dunia desain web dan pernak-perniknya, melihat standardisasi sebagai kesederhanaan.

Kesederhanaan: markup, makna/semantik di dalamnya, pemeliharaan, dan open web–tidak bergantung pada standar proprietari yang tertutup.

Mengenai pertanyaan dan konsep standardisasi versi W3C (termasuk FAQ tentang situs-situs bignames itu, makna & alasan validasi, masih penting tidaknya validasi di jaman peramban modern saat ini), menu bantuan dari situs W3C sempat saya terjemahkan bebas di blog saya (kata kunci: mengapa validasi HTML, alasan validasi HTML). :)

Untuk pemelajaran, W3C sebagai standar defacto layak digunakan. Apapun motivasinya. Toh standar web, usability, aksesibilitas, dan SEO akan bersinggungan di beberapa hal.

Saya juga mengoleksi situs web di Indonesia yang menerapkan standar web. Ijin memasukkan side22 dot com nanti, ya pak. :)

Makasih tambahannya mas Dani.
Kehormatan besar buat saya, mendapatkan yang seperti mas sampaikan.
Semuanya berawal dari sebuah mimpi dan angan mas. Jika pada dunia yang berbeda, Indonesia mendapat banyak penghargaan, Mungkin ngga ya kira-kira ketika semua halaman Indonesia sudah valid terus ada penghargaan tersendiri gitu ? :)

Ijin menjadikannya sebagai update posting opininya wong tani pada sebuah validasi halaman.

karena saya pernah mencoba validasi dan ternyata memang tidak mudah. ngga deh kalo disuruh ngulang bikin valid lagi. :D jadi saya sangat menghargai usaha rekan-rekan sekalian termasuk “Lho Wong Kok” yang menerapkan standardisasi ini. :)

Padi memang makin berisi makin merunduk,..
Kapan-kapan kalau main ke tempat saudara di Pulau Indahmu,..
Ijin mampir ya :D

Comment ini sekaligus sebagai permintaan maaf.
Saya hanya mencoba sebuah analisa pribadi mas. Tidak ingin merebut apapun.
Suatu saat jika domain ini sudah lumayan bagus. Ijinkan saya untuk menempatkan link daniiswara dot net.
Terima Kasih. Salam :)

silakan mampir, pak.
kok maaf? :)
itu murni apresiasi, saya malah ngga punya kebijakan tukeran link. :D
tapi yang pasti, saya bakal dapet banyak ilmu di sini.

Saya lupa mendokumentasikannya. Tapi saya yakin telah/masih menemukan bahwa Validome memang (masih) lebih strict dibanding W3C. Bukan, saya bukan pembela mati Validome. Apalagi Validome tidak lagi diperbarui belakangan ini. :)

[…] Handoko Harry, penyaji blog side22.com, menanyakan W3C Validation is Important, Why? Mas Iskandaria, pengelola blog kafegue.com, pernah menulis tentang Pelajaran di Balik Upaya […]

Leave an Opinion

Important : LOW isn't intended to on topic opinions, just be polite. You may use strict markup only. Opinions failing these requirement will be edited. Spam opinion won't get published.
Please, enter your real name and your valid email address (in required field). Don't worry, i'll kept your email private.










Random Learning